agama,kedaulatan dan arsitektur
agama, arsitektur, kedaulatan…
by Yu Sing on Wednesday, September 15, 2010 at 11:35am
27 agustus 2010.
selamat datang era kebangkitan kembali indonesia ! : ) Cukuplah sudah lelap tidurmu ibu pertiwi.
semakin penguasa memble…semakin rakyat dipersiapkan untuk bangkit.
26 agustus 2010.
merangkai kembali gejolak pemetaan arsitektur nusantara. Tunggu saja waktunya, kita akan terkejut terkaget2 dengan kebangkitan kembali arsitektur bumi pertiwi !!
pernyataan sikap dari timor barat (ntt) terkait tumpahan minyak: http://m.facebook.com/note.php?note_id=446978442144&r81774321&refid=22#anchor_fbid_446978442144
25 agustus 2010.
mungkin kata org malaysia: indonesia itu bodoh…maka dipermainkan saja. Ahli2 dieksploitasi, berikan gaji jauh lebih besar di malaysia. Sumber daya alam kualitas bagus saja hampir semua keluar indonesia. Dan korupsi masih seperti gurita. Orang indonesia: mari bangkit !!
budaya termasuk arsitektur tradisi juga kurang dihargai di indonesia….maka malaysia sangat menghargainya. Terima kasih : )
mari menggali kembali kekayaan dan kebhinekaan arsitektur nusantara !
sama sekali tdk menyalahkan org ind yg kerja di malaysia atau negara lain…tp kondisi2 ttn di bumi pertiwi, membuka celah negara sono menarik tki, dr yg tanpa pendidikan tinggi sampai yg kemampuan dan pendidikannya sangat tinggi, dengan kemampuan memberi gaji yang tentu jauh lebih baik. “bodohnya” indonesia termasuk ketidakmampuannya mengejar standar hidup tsb bagi rakyatnya.
24 agustus 2010.
ketika pejabat bos penguasa hilang kesaktiannya, muncul rakyat orang2 biasa yg menjadi kreatif di tengah jalan yang sukar. Mungkin ini waktunya pembibitan orang2 kreatif tsb, yang peduli, nyemplung, tenggelam dalam berbagai persoalan..mencari alternatif2 usaha perbaikan. Biarkan saja yang di atas memble, yang di bawah nanti sakti-sakti
semoga..saja
22 agustus 2010.
http://media.isnet.org/sufi/Mello/Burung/Aquinas.html Seringkali kita merasa paling tahu dan paham, padahal sedang membual. Bagaimana mungkin memahami dan tahu Sang Maha ?
18 agustus 2010.
sang maha pemberi, memberi berkah pada orang2 jahat maupun orang2 baik, seperti memberikan hujan dan matahari bagi semua orang. Dan ternyata masih ada orang2 baik yang dapat berbuat baik pada orang2 jahat.
17 agustus 2010.
MERDEKA !!!
15 agustus 2010.
begitu dengar konflik agama, cepat2 orang memihak secara membabi buta…bukti cacatnya agama dan ahli agama dan kroninya, yang menambah runyam perpecahan umat manusia. http://tempointeraktif.com/hg/amerika/2010/08/15/brk,20100815-271313,id.html
http://tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/08/15/brk,20100815-271302,id.html
Kadang mnrt sy, mungkin kita perlu diperlihatkan kondisi segamblangnya, Agar “jujur” thd realita…dan mdh2an membuatnya jadi tdk lagi asal membabi buta. Saya rasa, kalau agama jadi soal yg sensitif, itu salah satu kekeliruan sistem umum agama selama ini..tp mdh2an saya salah menilai.
saya juga heran, ketika status saya kira2 demikian: cihuiii..yahudi amerika mendukung pembangunan masjid di ground zero…lalu komentar2 berikutnya seperti “perang”.. sehingga, saya rasa kita sudah terlalu ditakut2i dengan tidak membicarakan… soal agama..yang akibatnya jadi saling sensitif. Supaya tidak sensitif, agama dibicarakan saja..tentu bukan utk saling menjelekkan.
kawan2..di negeri kita tercinta, menjelang 65 tahun merdeka, dlm penilaian saya, agama msh jadi utama dan mudah jadi konflik. Sblmnya, energi2 negatif keluar dgn sendirinya ketika teman2 fb bicara soal agama, tapi dengan membicarakannya, lalu terungkaplah kekeliruan prasangka masing2… Jadi, sy rasa, membicarakannya adalah suatu jalan menuju keterbukaan saling memahami. Luka yang ditutup rapat sulit sembuhnya, daripada luka yang tetap terbuka tetapi dihiindari dari sumber luka lainnya bukan?
supaya tidak keliru “membaca” karena faktor2 sensitif, silakan baca status2 saya yang berhubungan dengan agama, dan nilai sendiri energinya. tidak ada satupun kata menghina agama tertentu. (tp mungkin yang se”agama” dgn saya protes karena justru saya banyak mengkritiknya sendiri ..hehe).
repotnya memang agama penuh dgn tafsiran dan tdk lepas dari niat2 pribadi/kelompok para pemimpin agamanya. Sehingga lama2, sudah, agama jadi alat sensor kebanyakan manusia, menjadi sensitif, terpecah, karena proses “cuci otak” para pemimpin… tadi, yg sifatnya lebih banyak menjurus pada fanatisme. Agama bukan lagi jalan mencari tuhan / membawa damai di bumi. aneh buat saya, kalau tata surya saja manusia hanya tahu secuil kecil dan banyak misteri, tetapi manusia merasa telah memahami dan mengenali tuhan. Akibatnya konflik2 terjadi atas asumsi2 dari pengetahuan sedebu ttg tuhan yang maha besar, yg sblmnya telah dititipkan akar fanatisme pula… Malah sekelompok kecil para pluralis dan toleransi antar umat, juga seringkali dicurigai sudah melenceng dari agamanya oleh kaum kebanyakan.
tiap2 agama merasa agamanya sempurna…hehe saya rasa tidak ada 1 agamapun yg sempurna..di dalam pembentukannya maupun kitabnya banyak terkandung proses2 yg sangat manusiawi (selain tuhanwi) shg agak sulit dibilang sempurna….
sy tetep yakin, tdk ada agama yg sempurna.;P. mungkin saja, klaim kesempurnaan yg membuat banyak konflik, ketika kesempurnaan dijadikan landasan utk menggusur yang lain yg tidak sempurna…karena realitanya (bukan kewajibannya)… masing2 agama punya beda yg cukup lebar, jadi yg beda2 itu tdk mungkin sama2 sempurna.. Apalagi dibandingkan dengan kesempurnaan sang khalik. juga karena spt pendapat sy sblmnya, masing2 agama prosesnya jadi agama sangat manusiawi.
aneh ya..kita kebanyakan bicara soal kebenaran (mutlak), padahal sebagian besar manusia beragama hanya ditentukan terlahir dari orangtua yang sblmnya sudah beragama itu. Agama jadi hampir sama seperti gen, diturunkan orangtua atau leluhurnya…hehehehe. Jadi kebenaran itu sangat tipis maknanya, tetapi sangat tebal fanatismenya..bahaya, mudah tersulut api bak kayu bakar kering. Kalau teroris lbh pandai, maka kita sangat ringkih untuk dihancurkan dalam perang saudara…(buktinya, org banyak yg tuakutt minta ampun ketika bicara agama..karena mudah tersulut).
8 agustus 2010.
Kemarin, prof.hasan khan dari aga khan award bertanya kira2 begini: apa yang terjadi dengan arsitektur vernakular? Ke mana? Kenapa tidak menjiwai karya2 kontemporer arsitektur indonesia? dan semua yang hadir terdiam sejenak dengan pertanyaan itu
Masih soal arsitektur lokal, tradisional, nusantara, apalah namanya. Saya rasa, bukan soal romantisme (sy gak romantis), tugas arsitek2 indonesialah yang utama dalam mengembangkannya dan membaginya kepada dunia untuk menambah warnanya.sukur2… bisa menjadi warisan dunia. Dunia ini seru, karena beragam. Bukan seragam.bukan?
jgn salah..lokal tdk berarti bentuk tradisional..tetap bisa kontemporer dgn campuran ilmu barat yang kita terima.
Teman2..buat sy, hanya ada 1 intisari dr arsitektur indonesia: kebhinnekaan…itu deh digali terus
7 agustus 2010.
21 agt 2009, kilang minyak montana milik australia di laut timor meledak…telah mencemari 90.000km2 perairan laut timor, 75% masuk wilayah indonesia (pesisir pulau timor, rote-ndao, alor, sabu raja)….loh loh loh, kok gak ada tuntutan apapun dari pemerintah indonesia…luembeekkknya..udah setaun beritanya baru muncul juga
5 agustus 2010.
cihuyy..: yahudi amerika dukung pembangunan masjid di titik nol (ground zero 11 september) new york…demi kebebasan beragama, toleransi, & kerjasama di seluruh warga amerika… Halooo ….mshkah ada kebebasan beragama di indonesia ?
4 agustus 2010.
teman2 muslim, sudah pada baca “tuhan tidak perlu dibela-gus dur” ? Bagus, jernih, jelas, tanpa romantisme. Teman2 non muslim, baca juga, lbh memahami islam dr sudut yang jernih tanpa emosi..
sy rasa tuhan tak merasa perlu disebut tuhan huruf kecil atau besar…Bahkan tuhan tak marah juga kalau dipertanyakan atau dimaki-maki…krn dia bukan manusia..:)
agustus 2010,
by
yu sing
